KORUPSI

 Korupsi... Ini adalah topik yang masih sangat ramai diperbincangkan masyarakat Indonesia saat ini, dengan adanya kasus baru yang terjadi setiap bulan, mana mungkin kita bisa lupa dengan ini. Contohnya saja seperti kasus di Universitas Lampung belakangan ini, sang rektor yang biasa dianggap sebagai pemimpin di lingkungan kampus juga orang yang dihormati malahan membuat kecewa semua warganya karena diam-diam menerima uang illegal dari orang tua mahasiswa baru yang ingin dengan mudah anaknya masuk ke Universitas. Tapi sebelum kita lanjutkan, mari kita pahami dulu apa itu arti korupsi. Korupsi adalah suatu tindakan tidak jujur atau penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan individu atau kelompok tertentu untuk kepentingan pribadinya. Nah, dengan definisi singkat korupsi tersebut kita bisa tau bahwa perbuatan ini sangat merugikan masyarakat atau orang lain. Seperti tindakan korupsi rektor dari Universitas Lampung itu, banyak sekali mahasiswa baru yang merasa dirugikan karena mereka sudah belajar tetapi ada teman-temannya yang bisa dengan mudah masuk hanya dengan memberi uang. Tidak hanya mahasiswa yang dirugikan tapi semua masyarakat dan nama dari Universitas itu sendiri menjadi tidak baik. Saya melihat di sosial media tiktok bahwa ada mahasiswa Universitas tersebut yang merasa risih dengan semua wawancara yang dilakukannya terhadap pihak luar karena kejadian ini. Perbuatan korupsi itu biasanya juga dimulai dengan perilaku tidak jujur kecil yang dibiasakan, seperti misalnya ketika di kantin atau warung beli permen beli 5 bayarnya hanya 3, suka terlambat ketika masuk kelas, tidak mau mengantri atau menyerobot antrian, buang buang waktu untuk hal yang tidak penting seperti nongkrong seharian, atau pada saat kita izin ke orang tua kita untuk pergi kuliah yang kenyataannya kita malah bolos dan masih banyak lagi contoh perilaku ketidak jujuran sepele yang jika dibiasakan akan menjadi besar. Sebenarnya saya rasa hukuman atau tindakan pencegahan untuk korupsi di Indonesia ini masih terlalu lemah maka dengan itu banyak sekali pejabat atau orang yang berani untuk melakukan korupsi. Menurut saya cara untuk menghilangkan atau mengurangi tindakan korupsi adalah dengan mengajarkan pada anak-anak dan generasi selanjutnya betapa merugikannya korupsi itu untuk orang lain dan masyarakat luas, dengan begitu mereka akan mengingat pembelajaran itu hingga dia menjadi dewasa kelak. Karena saya melihat bahwa juga orang yang melakukan korupsi itu pasti mereka pada awalnya tidak mau melakukan korupsi, dengan banyaknya kesempatan untuk korupsi itu mereka akhirnya tergiur. Jadi kita membayangkan kalo kita berada di posisi masyarakat yang menjadi korban. Maka kita harus menanamkan di dalam diri kita itu untuk tidak melakukan perbuatan korupsi. Tidak cukup hanya dengan itu, penegak hukum dan juga lembaga aparat yang bersangkutan harus bisa memberikan hukuman yang tegas kepada para koruptor tersebut, mereka para lembaga yang bersangkutan juga harus bisa diamanatkan dalam menjalani tugas mereka. Yang membuat masyarakat tidak percaya dengan lembaga aparat tersebut adalah ringannya hukuman yang biasa di jalankan koruptor padahal mereka mengambil uang yang cukup banyak dari negara. Korupsi adalah salah satu kejahatan yang paling fatal, karena pada dasarnya kita telah mengambil hak orang yang memang seharusnya bukan milik kita. Maka dari itu, mari kita sama sama mencegah perbuatan tidak baik tersebut. 

Maaf jika ada kesalahan dalam penulisan artikel ini. 

Komentar