TILIK

 


Sebelum kita bersama sama mengambil makna dari film pendek tilik tersebut. kita akan sedikit menceritakan alur ceritanya. Film pendek ini menceritakan tentang sekelompok ibu ibu yang ingin menjenguk Bu Lurah yang sedang sakit di rumah sakit. Pada saat di perjalanan, ada 1 ibu yang bernama Bu Tejo yang menceritakan gosip tentang Dian. Bu Tejo ini menceritakan bahwa adalah anak gadis yang tidak benar, Dia berkata bahwa Dian ini adalah perusak hubungan rumah tangga suami istri, sering jalan-jalan ke mall bareng om-om atau pria yang lebih tua, sering keluar masuk hotel, dan juga Bu Tejo melihat Dian yang muntah yang langsung disangka hamil. Ternyata di akhir cerita diperlihatkan bahwa Dian memang sedang berhubungan dengan bapaknya Fikri, Fikri sendiri adalah anak dari Bu Lurah yang sedang sakit di rumah sakit tersebut. 

Kesan saya terhadap film pendek tilik ini sangat baik. Dengan alur cerita yang simpel tetapi banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari filmnya. Para aktor juga menampilkan performa yang sangat baik terutama Bu Tejo yang dibilang sangat ngeselin. 

Film pendek ini menggaris besarkan bahwa memfitnah atau menyebarkan hoax itu sangat lah tidak baik. Menyebarkan berita palsu atau hoax bisa menyebabkan perpecahan atau Serangan yang berbeda dari kejadian aslinya. Ini bisa membuat orang yang tidak tahu apa-apa jadi percaya dengan hoax yang disebarkan tersebut. Nah... Karena masyarakat sudah percaya dengan hoax itu, mereka akan percaya bahwa hoax atau berita palsu tersebut adalah kejadian yang sebenarnya, dan ketika sudah diberitahu kejadian yang asli mereka malah menganggap itu hoax. Maka dari itu, jika kita memang belum tahu sepenuhnya kejadian yang ada, lebih baik kita diam saja daripada menyebarkan berita yang memang palsu atau tidak berdasar. Kita juga kalau sudah menerima berita atau informasi apapun itu. Kita cari tahu dulu kebenarannya dengan cara melihat website atau media yang menyebarkan berita tersebut Kredibel atau tidak, yang kedua adalah kita mengecek lagi berbagai sumber yang lain selain dari berita tersebut. Ini penting untuk membedakan berita itu hoax atau asli kebenarannya. 

Semoga kita terlindungi dari berita-berita hoax dan juga menahan diri untuk tidak menggosipkan atau menyebarkan berita-berita yang tidak ada Dasar atau kebenarannya. 



Nama : Raihan Zahir Mumtaz

NPM : 2221020327

Matkul : Bahasa Indonesia

Jurusan : Hukum Tata Negara 


Komentar